Skip to main content

are you pencil or eraser?;


Pencil: I'm sorry...

Eraser: For what? You didn't do anything wrong...

Pencil: I'm sorry cos you get hurt bcos of me. Whenever I made a mistake, you're always there to erase it. But as you make my mistakes vanish, you lose a part of yourself. You get smaller and smaller each time...

Eraser: That's true. But I don't really mind. You see, I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though one day, I know I'll be gone and you'll replace me with a new one, I'm actually happy with my job. So please, stop worrying. I hate seeing you sad. :)

I found this conversation between the pencil and the eraser very inspirational. Parents are like the eraser whereas their children are the pencil. They're always there for their children, cleaning up their mistakes. Sometimes along the way... they get hurt, and become smaller (older, and eventually pass on). Though their children will eventually find someone new (spouse), but parents are still happy with what they do for their children, and will always hate seeing their precious ones worrying, or sad.

Comments

Popular posts from this blog

mereka tidak faham;

biar. tiada siapa yang faham isi hati kita perasaan kita mungkin mereka tidak tahu hanya mampu berkata kata tidak berada di keadaan kita malahan yang paling utama, mereka TIDAK KENAL siapa kita. tahu apa yang lebih menyakitkan? kerana yang paling terdekat, adalah orang yang kerap kali TIDAK FAHAM TIDAK KENAL siapa kita.

Day 13: Someone You Look Up To;

Abah dan Mama since dia cakap someone, aku memang tak boleh pilih sorang. both of them are someone I always look up to. and that's my parents. most of the time, aku rasa sangat berbangga sebab dilahirkan dalam keluarga ini. kami bukan dari keluarga yang kaya raya, yang banyak duit, tapi both of my parents tak pernah biarkan kami rasa susah. kadang-kala, apa yang kami mahu kami dapat juga. ABAH babah adalah orang yang paling kuat kerja. sikit pun tidak mengeluh.even sudah umur 50 tahun this year, tapi still maintain macam orang muda. even tenaga babah rasanya lebih tinggi dari anak muda zaman sekarang. awal pagi, my dad akan buat burger, untuk my sister jual di sekolah. then pergi kerja, sebagai lorry driver dari pagi sampai ke petang. then malam, ada kerja sampingan. pasang kem (untuk orang kawin2 tu). kalau ada masa di rumah pun, jarang lah. itu semua untuk kami cukup makan, cukup pakaian, dan cukup serba serbi. kalau ada masa dirumah, dia akan online facebook. haha main gam...

SBE 4; SK Sri Gaya #1

Ini adalah Pengalaman Berasaskan Sekolah saya yang terakhir. dan kami memilih untuk pergi ke SK Sri Gaya. sepanjang empat kali SBE ini, mesti saya buat dengan roomate saya sendiri. alasan utama kami pergi sekolah ni adalah sekolah ni dekat dengan ofis bapa dia and mahu rasa pengalaman yang terbaru di sekolah kluster. so, ini dia cerita hari pertama di SK Sri Gaya; bangun sahur tadi jam 3.30 pagi. after that, sambung tidur. haha and kami lambat bangun lepas tu. terjaga dalam jam 6 pagi. okay, sangat kelam kabut. borang kami langsung belum isi. sampai saja sekolah, nasib baik belum mula perhimpunan lagi. cari mana Bilik Guru Besar dan sekali tengok di dalam, ada sudah beberapa guru pelatih lain yang buat SBE sana. dari IPG Keningau dan Kent. so, tidaklah kami berduaan ja di sekolah sepanjang minggu ni. GB buat temu bual dengan kami. dan dia tanya2 the previous school kami pergi.SK Sg Bedaun di Labuan, SK Weston di Beaufort, SK Likas di KK.then suddenly GB tu tanya. GB: Aik? kenapa boleh ...